Jabat Tangan dan Tali Kasih   Leave a comment

Masih Adakah dan Dimanakah Batas Baik-Buruk, Benar-Salah, Pantas-Tidak Pantas?

Pada dasarnya, selalu akan ada hukum semesta yang berlaku sepanjang zaman, bahwa waktu akan membuktikan kebenaran, ketulusan, ataukebohongan, serta inkonsistensi sikap dan perilaku setiap manusia dan pemimpinnya, siapa pun itu tanpa kecuali! Namun tidak bisa diingkari bahwa pemahaman yang sempit, bebas nilai dan moral, dengan “bukti-bukti telanjang” adalah cermin kesadaran yang mampu meruntuhkan banyak nilai kemanusiaan. Pemahaman terhadap prepersonal jika diterapkan dalam terapi dapat melakukan pendekatan dan penanganan kasus yang berkaitan dengan hal-hal yang bersifat fisik, dengan teknik-teknik untuk membangun struktur kepribadian seseorang yang juga membuka “peran/topeng” yang selama ini digunakan seseorang,, Perubahan yang membawa seseorang untuk terus mencari perbaikan dan inovasi hanya bisa dihadapi dengan kehendak dan kesadaran untuk melepaskan diri dari belenggu kebiasaan dan pemikiran lama (tradisi) yang sudah tidak sesuai lagi. Sikap toleran, menolak mengubah pendapat, berpegang teguh pada prasangka, dan rigrid itu adalah akibat dari kurangnya pengetahuan, wawasan, dan barangkali juga karena kesombongan. Inilah akar perpecahan yang sering juga dijumpai di mana aspek toleransi, moderasi, dan keadilan tidak dikedepankan.

Posted 1 Maret 2010 by aliana najah in Artikel

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: